Langsung ke konten utama

NANOTEKNOLOGI UNTUK MASA DEPAN


NANOTEKNOLOGI UNTUK MASA DEPAN



            Zaman sekarang, manusia memiliki keperluan yang sangat banyak. Kegiatan manusia setiap harinya pun terus bertambah. Apalagi orang-orang membutuhkan sesuatu yang fleksibel untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Dahulu, mungkin setiap teknologi dipakai memakai ukuran yang sangat besar. Tetapi sekarang bukan suatu mimpi benda yang memiliki ukuran besar bisa menjadi kecil dengan kemewahan fasilitas yang dihasilkan. Dimasa depan, ada suatu teknologi yang pasti banyak dipakai banyak orang. Bahkan sekarangpun sudah banyak dipakai yaitu Nanoteknologi.

            Nanoteknologi adalah manipulasi materi pada skala atomik dan skala molekular. Diameter atom berkisar antara 62 pikometer (atom Helium) sampai 520 pikometer (atom Cesium), sedangkan kombinasi dari beberapa atom membentuk molekul dengan kisaran ukuran nano. Sebuah teknologi yang disusun dari perangkat-perangkat berukuran nano (0,000000001 m). Ukuran ini jika dibandingkan maka 50.000 lebih kecil dari rambut manusia. Perangkat yang digunakan berukuran 1 – 100 nano meters, dari ukuran inilah para pakar sains menamai teknologi ini sebagai teknologi nano. Deskripsi awal dari nanoteknologi mengacu pada tujuan penggunaan teknologi untuk memanipulasi atom dan molekul untuk membuat produk berskala makro.

Gambar 1. Perbandingan ukuran material nano dengan berbagai objek

Bisa dibayangkan bahwa ukuran sekecil itu bisa digunakan dalam kehidupan manusia. Sungguh suatu perkembangan teknologi yang sangat cepat. Begitu mudahnya manusia memakai nanoteknologi untuk kebutuhan setiap harinya. Selain efisen juga efektif untuk menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Contohnya sudah banyak dibidang seperti industri dan pertanian. Pada bidang pertanian sudah bisa membuat Pupuk Nano yaitu meningkatkan efisiensi pupuk melalui pengaturan pelepasan nutrisi sesuai dengan kebutuhan masing – masing tanaman. Daya serap tanaman terhadap pupuk dapat meningkat dikarenakan semakin kecil ukuran partikel pada pupuk, maka luas permukaan material pupuk tersebut semakin meningkat.


Peptisida Nano ini berfungsi melindungi tanaman dengan menghambat pertumbuhan patogen pada tanaman. Sedangkan Sensor Nano mempunyai fungsi untuk mendeteksi dan memantau pertumbuhan tanaman, penyakit, toksisitas, kualitas tanah, serta mengontrol keseluruhan aspek keamanan dari tanaman budidaya tersebut. Tentu hal-hal tersebut merupakan sebuah tanda bahwa kita berada dizaman yang sudah berkembang sangat pesat. Ini adalah ajang yang harus kita gunakan untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif agar bisa bersaing di mana-mana.

Gambar 2. Beberapa Aplikasi Nanoteknologi di Bidang Pertanian

Kelebihan dari nanoteknologi ini sangatlah banyak yaitu membuat suatu objek memiliki ukuran sangat kecil sehingga barang tersebut bisa digunakan dengan efisien, hemat, dan efektif. Tetapi nanoteknologi yang banyak digunakan sekarang memiliki kurang, yaitu debu nano sangat berbahaya bagi paru-paru dan partikel nano berbentuk pipa dari unsur karbon yang disebut pipa nano-karbon yang mirip dengan serat abses yang bisa membahayakan tubuh manusia. Namun, hal tersebut masih dikaji kembali oleh para peneliti. Dibalik kelebihan dan kekurangan tersebut, nanoteknologi merupakan masa depan sebuah teknologi yang akan dipakai di berbagai tempat. Dimana manfaatnya lebih banyak bagi umat manusia terutama di era teknologi yang serba modern ini.

Jadi,  sekarang sudah waktunya kita melek akan teknologi. Karena teknologi ini yang akan membuat kita menjadi lebih mudah dalam melakukan berbagai aktivitas yang seharusnya bisa lebih efisien dan efektif. Selain menghemat biaya juga menghemat tenaga. Semakin berkembangnya zamanpun, sudah seharusnya kita bersiap untuk mempelajari teknologi seperti nanoteknologi dengan mempunyai pikiran positif, mau berkembang, inovatif, kreatif, dan mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang menciptakan Indonesia sebagai negara yang maju dalam bidang teknologi. Tunggu apalagi? Yuk mulai sekarang kita belajar lebih banyak!
           
Referensi
Nur Rahmawati Ayukaryana. 2019. “Mengenal Nanoteknologi “. Diambil dari : https://medium.com/jurnal-hmft/mengenal-nanoteknologi-f714e3f7b997

Wikipedia. 2019. “Nanoteknologi”. Diambil dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Nanoteknologi

Warstek. 2019. “Nanoteknologi Pertanian : Dari Pupuk Nano Hingga Sensor Nano”. Diambil           dari : https://warstek.com/2019/10/05/nanoteknologi-pertanian/

Fabian Schmidt. Agus Setiawan. 2011. “Keunggulan dan Bahaya Teknologi Nano”. Diambil     dari : https://www.dw.com/id/keunggulan-dan-bahaya-teknologi-nano/a-15272273


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seminar Technology Build To Compliment Your Style

Pada tanggal 16 Maret 2019, saya mengikuti seminar bertemakan Technology Build To Compliment Your Style yang diadakan di Kampus D Gedung 4 Lantai 4 Gunadarma. Seminar ini membahas tentang bagaimana teknologi bisa membangun gaya terbaik kita.